Rabu, 16 Februari 2011

MEMANG TIADA YANG SEBAIK ASI

Demikian menghantui serta meresahkan semua orang tua serta para ibu khususnya tentang terkontaminasinya beberapa Susu Formula dengan Bakteri Sakazakii. Tapi ternyata hal ini sepertinya tidak dipedulikan atau di tanggapi secara serius oleh Kementrian Kesehatan RI. Ada apa sebenarnya? Sampai sebegitukah mereka yang katanya bekerja untuk rakyat Indonesia, malah tidak memberikan rasa tidak aman/tidak jelas berkenaan dengan hal ini. Sungguh disayangkan, tidakkah hati nurani mereka tidak merasa rasa takut yang dihinggapi sebagian para ibu, padahal kita ketahui semua Menteri Kesehatan RI adalah seorang Ibu. Miris !! Rasanya mengingat hal ini. Sebegitu pentingkah kepentingan Golongan mereka yang memiliki andil dibelakang itu semua. Di mana hati seorang ibu itu....??

Ini ada beberapa informasi mengenai bakteri tersebut, silakan disimak serta di cermati, dari Blog Dokter di network media TWITTER.
Tentang Bakteri #Sakazakii krn msih banyaknya ketakutan yg berkembang di masyarakat
  1. E. sakazakii mrpkan bakteri yg trmasuk ke dalam keluarga bakteri enterobacteriaceae. Bkteri ini hidup di usus manusia dn hewan.#sakazakii
  2. Bakteri sakazakii dpt menyebabkan wabah radang otak/meningitis dan enteritis/diare pada bayi. #sakazakii
  3. Jika terjadi wabah, infeksi bakteri sakazakii dpt membunuh 20 sampai 50 persen bayi yg terinfeksi. #sakazakii
  4. Bayi yg brtahan hidup akan mengalami gangguan saraf dg berbagai gejala klinisnya. #sakazakii
  5. Pd orang dewasa, infeksi bakteri sakazakii hanya menimbulkan gejala ringan dn bisa sembuh dengan baik. #sakazakii
  6. Bakteri sakazakii kerap ditemukan pd usus manusia, usus hewan dn lingkungan. Habitat pastinya msh blm jelas. #sakazakii
  7. Bakteri ini bikin heboh seiring dg ‘sukses’nya industri susu formula menggantikan ASI sbg makanan pokok bayi. #sakazakii
  8. Seandainya semua ibu mmberikan ASI pd bayinya maka mrk tdk perlu khawatir bayinya terinfeksi bakteri sakazakii. #sakazakii
  9. Manusia diciptakan Tuhan sbg mamalia/makhluk menyusui, tdk mungkin tidak bisa menyusui anak kecuali mmg ada yg salah. #sakazakii
  10. Bakteri sakazakii mngkontaminasi susu formula dari bahan baku susu yg digunakan. #sakazakii
  11. Bakteri sakazakii mngkontaminasi susu formula dari bahan2 tambahan yg dimasukan ke dlm susu setelah proses pasteurisasi. #sakazakii
  12. Bakteri sakazakii mngkontaminasi susu formula saat proses pengolahan susu di rumah/penyimpanan sisa susu yg tdk bagus. #sakazakii
  13. Bakteri sakazakii juga bisa ditemukan pd jenis makanan lain, namun hanya pd susu formula bayi yg dpt menybabkan wabah. #sakazakii
  14. Bayi dibawah 1 th adalah yg berisiko kena infeksi sakazakii, namun yg paling berisiko adalah bayi yg baru brumur 28 hari.#sakazakii
  15. Ibu yg mmberikan anaknya susu formula hrs memahami betul bahwa produk susu formula itu tdk ada yg steril. #sakazakii
  16. Karena susu formula tdk steril maka bayi tdk hanya rentan kena bakter sakazakii tapi juga infeksi bakteri brbahaya lainnya. #sakazakii
  17. Utk meminimalisir kontaminasi, ibu yg menyusui anaknya dg susu formula wajib mmpelajari cara penyajian yg bersih. #sakazakii
  18. FAO/WHO sdh mmberikan standar maksimal jmlh kuman yg ada pd susu formula trmasuk sakazakii. Industri hrs menaati standar ini. #sakazakii
  19. Sampai saat ini data ttg kandungan sakazakii pd masing2 susu formula msh gelap, entah apa sebabnya. #sakazakii
  20. Sebenarnya bakteri sakazakii diperbolehkan ada pd susu formula dg batas maksimal tertentu, yg tdk boleh ada adalah salmonela.#sakazakii
  21. Sampai saat ini blm ada data yg menyebutkan bakteri sakazakii mengenai bayi yang diberikan ASI ekslusif. #sakazakii
  22. Jadi, ibu2 yg berharap susu frmula bebas sakazakii adlah hmpir mustahil. Jadi, jika diumumkan pmerintah bisa semua susu kena. #sakazakii
  23. WHO menganjurkan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama dn dilanjutkan smpai 2 tahun agar anak bebas infeksi akibat susu formula.#sakazakii