Minggu, 04 Mei 2014

Sepuluh Cara Kembangkan Otak Anak

Menurut Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif. Saat seorang bayi merasa tertekan maka otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak.

Lingkungan yang aman dan nyaman diperlukan bayi dalam membantu perkembangan otaknya. Memberi respon saat bayi menangis ataupun mengoceh juga perlu dilakukan.

Selain lingkungan, pengalaman yang diterima setiap hari akan membantu perkembangan otak. "Aktivitas harian yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, ujar dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak."

Untuk itu, dr. Eddy memberikan 10 saran bagi orangtua dalam membangun dasar perkembangan otak anak :
  1. Beri perawatan dan kasih sayang yang adekuat selama masa kehamilan.
  2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI.
  3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
  4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa untuk tersenyum kepada mereka. 
  5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan anak yang bermutu tinggi.
  6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak. Dan bernyanyilah bersama.
  7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.
  8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.
  9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres pada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah untuk bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda.
  10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus menerus.