
Seperti air mengalir, begitu saja lewat saat itu. Kesempatan demi kesempatan seakan tak pernah jera DIA memberikannya kepada manusia Abu-abu ini. Tahun ini bulan depan, dua minggu lagi saat itu menghampiri kembali tanpa bertanya, atau mengharapkan ditanya bahkan seakan ... ditaruh begitu saja di depan mata. Manusia Abu-abu bisa manfaatkan apa tidak DIA seakan tidak pernah menanyakan hal itu.
Tiada satupun bisa sentuh itu. Tiada bisa rapor itu diberikan oleh siapapun. Semua terjadi begitu saja, bila topeng manusia abu-abu itu yg kita pakai. Bila masih merasa bangga dengan topeng Abu-abunya, tiada pernah bisa sentuh keindahannya, kelembutannya serta ketenangannya seperti Kyai Ahmad Dahlan pernah dituturkan saat bercengkerama dengan murid-muridnya dengan melantunkan gesekan biolanya.
Pintu itu telah terbuka..
Hapuskan dendam, bersihkan hati, luruskan niat.
Dan... Lepaskan Topeng Abu-abu itu
Selamat menunaikan Ibadah Puasa... sobat, semoga kita bisa lepaskan TOPENG itu.Amin
[Poster dgn tehnik komposisi font & foto dgn Photoshop |Lokasi: Hutan Bambu Desa Panglipuran Bangli, Bali | Nikon D-90 | f/3,8 - 1/10 | iso 400 ]
Kamis, 21 Juli 2011
TOPENG MANUSIA ABU-ABU
13.27
renungan






Cigarskruie